ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK MENENTUKAN LOKASI PUSAT DISTRIBUSI RITEL DENGAN MEMPERTIMBANGKAN JUMLAH PERMINTAAN

Filscha Nurprihatin, Hendy Tannady, Mirna Lusiani, Gidion Karo-Karo, Renatha Renatha

Abstract


Dari tahun ke tahun, jumlah ritel milik salah satu perusahaan ritel di Indonesia meningkat secara signifikan. Dari lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan jumlah ritel berjumlah 1167 unit per tahun. Saat ini, terdapat 220 titik ritel berdiri di Kalimantan dan hanya dilayani oleh satu buah pusat distribusi yang menjadikan kondisi ini tidak relevan lagi. Sehingga, jurnal ini membahas tentang penentuan lokasi pusat distribusi yang kedua. Algoritma K-Means Clustering digunakan untuk memecah dua kelompok lokasi, setelah itu dilakukan perhitungan centroid dengan menggunakan Center of Gravity untuk masing-masing cluster. Penelitian ini mengasumsikan bahwa permintaan untuk masing-masing kota didekati dengan jumlah penduduk kota tersebut. Pada kondisi nyata, dalam satu kota terdapat beberapa ritel, sehingga data permintaan satu kota diperoleh dengan membagi jumlah penduduk terhadap jumlah ritel yang ada. Pada cluster 1 titik centroid terletak pada Kabupaten Landak, yang berjarak 149 km dari lokasi pusat distribusi yang sudah ada dengan akses masuk barang terdekat dari Pelabuhan Dwikora. Pada cluster 2, titik centroid jatuh pada Kabupaten Balangan dengan akses masuk barang terdekat yaitu dari Bandar Udara Syamsudin Noor.

 

Keywords: Ritel Indonesia; Lokasi Multi Pusat Distribusi; Algoritma K-Means Clustering; Center of Gravity; Permintaan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.